166 PAUD di Tubaba Terima Kucuran Dana, Ini dia Besarannya

oleh -34 views
Bagikan:

Berita Indonesia (Tubaba) – Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Lampung, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyalurkan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) kepada 166 Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahap satu Tahun Anggaran 2021.

“Penyaluran dana BOP PAUD tersebut sesuai Permendikbud Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan,” Ungkap Kepala Dinas Disdikbud Tubaba, Budiman Jaya, diwakili Kabid PAUD dan Dikmas, Hikmawati, Selasa (24/08/2021).

Untuk penyaluran tahap Satu sebesar Rp1,9 Miliar lebih dan sudah disalurkan kepada 166 lembaga. Sementara untuk tahap kedua kita belum bisa memastikan jumlah BOP yang akan terealisasi, karena realisasinya berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masing-masing lembaga.

Wilayah Kabupaten Tubaba, jenjang Paud termasuk TK yang terdaftar mencapai 180 lembaga sampai sekarang, akan tetapi hanya 166 lembaga yang menerima bantuan BOP sebab jumlah tersebut telah memenuhi syarat administrasi.

“Adapun untuk penerima BOP PAUD semester 1 tahun 2021 ini sebanyak 166 lembaga dengan nominal anggaran Rp. 1.911.000.000 dan sudah kita salurkan di bulan Juni lalu,” Jelasnya.

BOP ini dicairkan dalam dua tahap, jelas nya, atau enam bulan sekali. Tahap pertama untuk bulan Januari sampai Juni. Sementara tahap kedua dari bulan Juli hingga Desember. Bantuan yang diterima tiap lembaga nominalnya bervariasi, karena tergantung pada jumlah peserta didik di lembaga tersebut, dan 1 peserta didik hitungannya Rp.300 ribu per tahap atau per semester.” Jelasnya.

Kata dia, untuk BOP tahap ke 2 kemungkinan akan disalurkan pada Oktober mendatang, dan belum dipastikan berapa kita mendapat, sebab tergantung situasi nantinya di lembaga penerima apakah memenuhi syarat atau tidak.

Lanjut nya, bantuan ini akan diberikan bagi lembaga yang sudah memenuhi sejumlah persyaratan dan kriteria, antara nya Satuan Pendidikan penyelenggara PAUD harus memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional NPSN) yang terdata pada Dapodik, mengisi dan melakukan pemutakhiran Dapodik sesuai dengan kondisi riil di Satuan Pendidikan, memiliki jumlah Peserta Didik paling sedikit 9 (sembilan) Peserta Didik, memiliki Nomor Induk Wajib Pajak (NPWP) dan memiliki Rekening Bank.

Dijelaskan nya, untuk BOP PAUD tahun 2020 lalu, Hikmawati menyebutkan Kabupaten Tubaba mendapatkan kucuran dana sebesar Rp4 miliar lebih dan sudah direalisasikan ke seluruh PAUD yang ada di daerah setempat.

”Pencairan dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama untuk 173 lembaga dan tahap kedua sebanyak 171 lembaga. Dana tersebut langsung disalurkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ke rekening lembaga berdasarkan dapodik serta pengajuan yang kita berikan,” (Man)

Wartawan Kami: Randy

Gambar Gravatar
beritaindonesia.co