Cak Imin Nilai Pelaksanaan Pendidikan Secara Daring Kacau Balau

oleh -90 views
Bagikan:

Berita Indonesia (Pendidikan) – kritik pedas dilontarkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar terkait pelaksanaan pendidikan, terutama selama pandemi melalui daring, yang menurutnya kacau balau.

“Soal pendidikan memang sejak pandemi ini kacau balau. Saya beberapa kali memanggil Mendikbud untuk memberikan perhatian khusus karena tidak efektifnya pendidikan daring,” ungkap wakil ketua MPR ini, Selasa (23/4/2021) dikutip Kompas.

Cak Imin menambahkan, sampai hari ini ada dua keputusan terkait pendidikan selama pandemi. Pertama, pemda dipersilakan mengambil pilihan daring atau tatap muka dengan prokes ketat. Kedua APBN didorong untuk memfasilitasi carut marut atau kekurangan fasilitas atau sarpras bagi pendidikan di era pandemi ini.

Sementara Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim menyatakan, selama pandemi capaian pendidikan memang menurun. Itulah yang menyebabkan kebijakan sekolah-sekolah di wilayah PPKM Level 1 sampai 3 bisa membuka pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Dari 63 persen sekolah yang berada di bawah PPKM Level 4, hanya 26 persen yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka.

Banyaknya penurunan capaian belajar hingga putus sekolah menjadi alasan pembukaan sekolah tatap muka dengan prokes yang ketat.

Berdasarkan SKB 4 Menteri, hanya daerah yang berada di PPKM Level 4 yang dilarang menggelar sekolah tatap muka.

Kemenristekdikti memiliki catatan sebanyak 63 persen sekolah dapat melakukan sekolah tatap muka dan diwajibkan membuka sekolah setelah para pengajarnya mendapat vaksinasi corona lengkap.

Menurutnya, tidak mungkin melakukan belajar jarak jauh hingga seluruh siswa divaksinasi Covid-19. Sebab, merampungkan vaksinasi seluruh siswa akan memakan waktu hingga 2,5 tahun. (Kmps/*)

Wartawan Kami: Randy

Gambar Gravatar
beritaindonesia.co