Potensi Pesawaran, Menjadi Jawara Pariwisata Nasional Pasca Pandemi

oleh -352 views
Bagikan:

Berita Indonesia (Pariwisata) – Sektor Pariwisata memegang peranan penting dalam pembangunan di Kabupaten Pesawaran.

Namun kita ketahui semua bahwa kurun 2 (dua) tahun terakhir pariwisata diseluruh Indonesia mengalami kemunduran dampak dari pandemi Covid-19 yang memaksa spot-spot wisata membatasi kegiatan karena aturan.

Seiring jalannya waktu, pariwisata yang sempat anjlok diprediksi akan kembali bangkit mulai akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022 mengingat mulai terkendalinya penularan Covid-19 baik di Provinsi Lampung maupun di daerah lain.

Namun, geliat pariwisata diprediksi masih akan didominasi oleh wisatawan domestik karena wisatawan mancanegara masih butuh waktu untuk bisa kembali datang.

“Kalau pemerintah sudah menyatakan pandemi bisa dikendalikan, ada pelonggaran signifikan jadi berbagai aktivitas ekonomi bisa dibuka lagi, pariwisata akan menggeliat,” kata pengamat pariwisata yang juga Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sosial dan Politik (LPPSP) FISIP Universitas Indonesia Jajang Gunawijaya.

Artinya hari ini merupakan masa transisi yang harus dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mempersiapkan sarana maupun prasarana yang mendukung Pariwisata Andan Jejama sehingga saat pandemi benar-benar sudah terkendali destinasi wisata yang ada dapat menjadi pilihan utama para pelancong untuk menjadi Pemasukan Asli Daerah (PAD) yang bisa mendongkrak geliat ekonomi masyarakat.

SDA Potensial dan Bersaing

Kabupaten Pesawaran merupakan sebuah daerah dengan geografis yang memadai untuk sektor pariwisata, spot-spot wisata berupa pantai maupun pegunungan menjadi andalan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dalam menggenjot ekonomi Kabupaten Pesawaran melalui sektor Pariwisata.

Terkini, Kabupaten Pesawaran masuk nominasi 100 Desa wisata di Indonesia dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI yaitu Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran.

Selain itu, sebut saja Pulau Pahawang, Pulau Tangkil, Pulau kelagian, Pasir timbul, Pulau Balak, Bukit Cendana, Gunung Betung, Air Terjun Curup Sinar 3, dan puluhan spot wisata lain yang sudah dikenal di tingkat nasional.

Perlunya Sentuhan

Tentunya kita sepakat bahwa Pandemi dalam kurun 2 tahun kebelakang menimbulkan efek yang sangat buruk di dunia Pariwisata diseantero negeri.

Aturan yang diberlakukan pemerintah pusat membuat banyak spot wisata diseluruh negeri harus menutup akses kunjungan dan berakibat dengan tidak adanya income kepada para pelaku usaha pariwisata.

Bukan perkara mudah untuk mengembalikan keadaan perekonomian disektor Pariwisata pasca pandemi, karenanya dibutuhkan sentuhan-sentuhan khusus dari pemangku kebijakan dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran sehingga bisa menjadi salah satu Kabupaten tujuan utama para pelancong pasca Pandemi Covid-19 mendatang.

Oleh : Randy Septian

Wartawan Kami: Randy

Gambar Gravatar
beritaindonesia.co